jump to navigation

Tim-Berners Lee + WWW = Revolusi! March 7, 2008

Posted by Abdurahman in Tokoh.
Tags: , , ,
trackback

Berners-LeeKali ini, saya mencoba mengangkat profil dari Tim-Berners Lee, Ilmuwan yang bekerja di CERN(Centre Européen pour la Recherche Nucléaire), sebuah Pusat Riset Nuklir Eropa waktu membuat protokol tentang WWW (gak ada hubungannya sama Robert Langdon di Da Vinci Code loh :)).

Sebenarnya, dia bukanlah ilmuwan tetap di institusi tersebut. Dia hanyalah ilmuwan “kontrak” sebagai perekayasa piranti lunak (software engineer). Karena CERN adalah institusi multi-nasional, Berners-Lee ingin membuat suatu software yang memungkinkan pertukaran data dan informasi yang dia miliki dan peneliti lain agar lebih efisien. Lebih efisien daripada tukar-menukar kertas, makalah, dan lain sebagainya.

Sebelum bekerja di CERN, Berners-Lee lulus dari Universitas Oxford, pada tahun 1976 yang berbasis processor M6800 dan televisi tua.

Kemudian bekerja selama dua tahun di Plessey Communication Ltd(Poole, Dorset, UK) sebuah perusaahan pembuat peralatan telekomunikasi, dia bekerja dibidang sistem distribusi transaksi, dan teknologi barcode.

Pada tahun 1978. Tim meninggalkan Plessey untuk bergabung dengan D.G. Nash Ltd(Ferndown, Downset, UK). Dia sempat membuat perangkat lunak untuk intelligent printers, dan Multi-tasking Operating System. Baru kemudian dia bergabung dengan CERN.

Dengan dedikasi dan penemuan tersebut, Berners-Lee mendapat gelar “Sir” dari Ratu Elizabeth.

Berners-Lee tidak sendirian dalam mengembangkan World Wide Web, dia mendapat bantuan dari Robert Cailliau, browser pertamanya, dia namakan Enquire, gara-garanya waktu kecil, dia memiliki sebuah buku berjudul “Enquire Within upon Everything” yang berisi saran dan tips dalah mengatasi masalah teknis alat-alat rumah tangga. Atas prestasinya tersebut, oleh Majalah TIME  Berners-Lee dijuluki sebagai 100 orang paling berpengaruh pada abad ini.

Teknologi yang dikembangkan Berners-Lee terus bergerak. Bahkan hingga sekarang sudah memasuki era Web 2.0. Kalau dulu halaman web hanya bersifat statis, kini dengan dukungan koneksi ke database, memungkinkan isi dalam web tersebut menjadi dinamis. Seperti yang sudah dipakai luas dalam internet saat ini (termasuk blog yang saya pakai). Hal ini turut mempercepat perkembangan internet dan dunia saat ini. Sudah mulai banyak orang tergantung terhadap e-mail, informasi lewat web, instant messaging, dan lain sebagainya. Dunia terus berevolusi, begitu juga dengan kehidupan kita.

Referensi :

http://www.livinginternet.com/w/wi_lee.htm

http://www.ideafinder.com/history/inventors/berners-lee.htm

http://www.beritanet.com/Education/Tim-Berners-Lee-world-wide-web.html

http://www.time.com/time/time100/scientist/profile/bernerslee.html

Comments»

1. Suluh - May 3, 2008

Thank for your nice story… baru tahu kalau gitu sejarahnya…

2. Abdurahman - May 3, 2008

Sama-sama,, syukur deh kalo bermanfaat🙂

~salam kenal~

3. shierlynikodemus - September 23, 2008

good inpo bro…🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: