jump to navigation

Unlucky in cards June 5, 2011

Posted by Abdurahman in Opinion.
1 comment so far

Which one better? Unlucky in cards, or unlucky in love?

I understand that my life is somewhat complicated, and i barely win any cards games. But just recently i found out that im lucky in love. I hope that I will always lucky in love. Because love that make all the good things happens.

Lucky at cards, unlucky in love.

Prov. If you frequently win at card games, you will not have happy love affairs. (Can imply the converse, that if you do not win at card games, you will have happy love affairs.)
Advertisements

November 1, 2010

Posted by Abdurahman in Opinion.
Tags:
1 comment so far

kadang lebih mudah rasanya apabila kita adalah orang yang akan bepergian.
daripada kita menyaksikan kepergian orang yang lumayan dekat dengan kita.

bukan begitu kawan?

October 17, 2010

Posted by Abdurahman in Opinion.
1 comment so far

ketika resolusi menjadi tak bermakna,
ketika rencana termundurkan oleh kekuatan.

Happy Bday to Me 🙂

Gejala Apa? Tinjauan kritis terhadap web 2.0 di Indonesia November 13, 2008

Posted by Abdurahman in Opinion.
Tags: ,
3 comments

Sejak dimulainya era web 2.0 dimana user dapat berkontribusi langsung melalui komentar, forum dan berbagai macam fitur interaktif lainnya. Saya mendapati “gejala” yang cukup aneh dari mayoritas masyarakat internet indonesia. Hal ini cukup memprihatinkan.

Banyak sekali komentar-komentar yang bernada negatif-skeptis, dan komentar yang malah cenderung Out Of Topic/diluar konteks. Seperti contoh dibawah ini :

Lindur @ Minggu, 28 September 2008 | 04:25 WIB
Bisakah pns berubah seperti itu?krn byk lpnd yg menghasilkan pnbp bagi negara.

Sumber : http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/27/01162348/only.the.paranoid.survive.the.intel.way

Coba perhatikan antara artikel dengan komentar yang diberikan. Sang penulis mencoba menjelaskan tentang bagaimana strategi intel sebagai perusahaan agar bisa survive. Penulis dengan keahliannya mencoba mendeskripsikan permasalahan yang dihadapi dan langkah yang ditempuh. Tulisan tersebut menurut saya mempunyai bobot yang sangat tinggi dan mempunyai nilai yang bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari.

Komentar yang diberikan tidak memberikan nilai tambah sama sekali terhadap artikel yang sudah ada. Bahkan malah merusak citarasa dan estetika artikel utamanya. Terus terang mood saya malah jatuh setelah membaca komentar tersebut. Apa hubungannya PNS sama Intel?

Yang lebih parah, komentar seperti ini banyak ditemui di berbagai forum yang notabene banyak orang indonesianya.

Contoh lainnya, saya yakin kalau pembaca cukup aktif mengikuti berbagai forum di dunia maya Indonesia akan mendapati banyak hal yang tidak sehat seperti ini. Saya mendapati di salah satu forum terbesar di Indonesia, ada thread tentang eksekusi trio bomber yang menghabiskan dana hingga 20 milyar. Penulis thread menjelaskan bahwa itu adalah hal yang memboroskan keuangan negara dan lebih baik uangnya diberikan saja kepada fakir miskin. Hal tersebut diikuti oleh berpuluh-puluh posting dibawahnya yang bernada sama. Seperti “iya setuju sama TS”, “wah pemborosan tuh, masih banyak rakyat miskin yang lebih membutuhkan”, dan berbagai macam posting lainnya. Padahal, eksekusi trio bomber -seperti yang kita ketahui bersama- dapat berpotensi mengacaukan keamanan nasional. Lihat saja ada peningkatan keamanan terhadap objek-objek vital di indonesia. Yang lebih penting lagi. Dana tersebut sudah dianggarkan jauh-jauh hari, tanpa mengurangi dana pendidikan, kesehatan, dan pos-pos penting lainnya. Sekali lagi terlihat ketidakdewasaan masyarakat internet kita.

Trus yang paling menarik. Pak Yusron Ihza Mahendra(Ketua Komisi I DPR-RI). Tanpa bermaksud untuk membela beliau. Sudah membuat langkah terobosan baru dengan menulis blog, sehingga masyarakat bisa langsung berinteraksi dengan beliau. Hal ini menurut saya sangat bagus sekali, karena selama ini ada gap yang cukup jauh antara rakyat dengan wakilnya. Pada postingan berjudul Anggaran Pertahanan: Minimum Essential Force, No!.   Beliau sudah menjelaskan menegaskan tentang penyetujuan anggaran untuk pengadaan sukhoi. Namun pada komentar dibawahnya masih saja ada yang mempertanyakan kapan anggaran sukhoi disetujui. Apa rakyat kita sudah sedemikian miskinnya sehingga untuk membaca dengan baik saja tidak bisa?

Belum lagi kalau ada hal-hal yang menyinggung isu sensitif, apalagi yang menyangkut SARA. Selalu masih ada saja tanggapan, padahal pembuat artikel memang bertujuan memancing di air keruh. Kontan saja caci maki berbagai agama dan ras terjadi secara bebas tanpa ada yang bisa mengendalikan. Bahkan moderator pun sampai kewalahan. Saya yakin sudah ada aturan yang menyatakan dilarang menanggapi artikel-artikel yang berkaitan dengan isu sensitif seperti itu. Saya mendapat kesan seolah-olah hal tersebut malah “nikmat” dan bisa “ejakulasi” kalau diteruskan. Nampaknya masturbasi otak lagi populer, apa gara-gara UU ITE sudah disahkan? Sehingga untuk mencari hal-hal yang bersifat merangsang semakin susah dicari?

Terakhir, setiap ada berita tentang dana keluar. Selalu saja ada yang sok peka terhadap rakyat kecil. Apa rakyat kita sudah sedemikian lemahnya? atau rakyat yang mana? Sekali lagi ada yang bermasturbasi dengan otaknya. Logika sederhana saja sudah cukup bahwa negara tidak mungkin memberi makan 3 kali sehari kepada setiap 200+ juta rakyatnya. Apa juga gara-gara jenis kelamin sistem ekonomi kita yang biseks (kapitalis dan sosialis dicampur aduk)? Hingga pada bingung semua mana yang pakai sistem kapitalis, mana yang sistem komunis?

Kalau jeli diperhatikan ternyata hampir semua komentar tersebut malah cenderung merendahkan diri sendiri. Bukti bahwa kita bangsa yang rendah.

Saya rasa, web 2.0 kalau seperti ini caranya belum cocok untuk diterapkan di Indonesia. Maaf kalau bernada provokatif. Saya hanya menyampaikan uneg-uneg saya yang dijamin oleh UUD ’45 juga.

Congrats to Obama November 5, 2008

Posted by Abdurahman in Opinion.
add a comment

Congrats to Obama

Posted using ShareThis

My New Home is Ready. October 30, 2008

Posted by Abdurahman in Opinion.
add a comment

Dear readers.

I will moved to www.iRethinks.com, please feel free to come and join there 🙂

and dont forget to Bookmarked it?

Apple wants to built University October 24, 2008

Posted by Abdurahman in news, Opinion, technology.
Tags: , , , ,
add a comment

Dan Former, Writing in Silicon Alley Insider mentioning that Apple is willing to build their own university. They hiring the dean of Yale’s business school to start it.

In My Humble Opinion, there will be design faculty, engineering and other technology faculty related to apple’s business. I just hope that the fees there is not as expensive as harvard.

The biggest thing from Apple is they can turn innovation to make money, will they teach that thing in the class?

Interested to Join? 🙂

Rethink: Say goodbye to newspapers. Blog is ready. October 23, 2008

Posted by Abdurahman in Opinion.
Tags: , , , , , ,
4 comments

 

I think now it’s the perfect time to say goodbye to newspapers. Come on, you know what I mean. Except the old man who’s read newspaper. Most of all are now reading everything online. See this technorati graphs below:

 

 

A few time ago, I heard a lot of people talking about online blog is cannot be trusted. Because, it is just not credible. This graph can break his face’s I think. Blog is surely become the new mainstream media.

“Blogs,” he says, “are starting to go the way of mainstream media.” Michael Arrington, TechCrunh CEO

Goodbye newspaper, Welcome Blog.

Tentang Cloud Computing October 6, 2008

Posted by Abdurahman in Opinion, technology.
Tags: , , , , , ,
9 comments

Saya akan menuliskan posting berikut pada Bahasa Indonesia, karena nampaknya di Indonesia masih “awam” tentang konsep ini. Saya harapkan, tulisan saya akan sedikit mencerahkan pembaca, mengingat teknologi informasi saat ini akan berkembang ke arah sana.

Cloud Computing…Barang apa lagi itu??

Kalau diterjemahkan secara literal sih, maknanya komputasi awan, yang ada malah bikin bingung. Nah, penjelasan yang saya ambil dari berbagai sumber, maksudnya itu kegiatan komputasi yang dijalankan sebagaian besar di server. sedangkan klien hanya “menampilkan” hasilnya saja. Komputasi disini maknanya bukan hanya menghitung loh, bisa mengolah, menyimpan dan menghapus. (more…)

Turning Research into Real World Business: A critic to Indonesian Government September 17, 2008

Posted by Abdurahman in Opinion.
Tags: , , ,
4 comments

This is the second time Indonesian government have a big failure in research area. Of course research always possible to fail, but this fail is too big since it’s become national issue. Its an ironic the guy who cause the failure is the same guy. We all knows that only donkeys can fall in the hole for twice. What I mean is about Supertoy Rice.

It’s a normal thing if Indonesia wants to solve food problems. You can produce more rice within the same area. But research has a method to follow or your research will be either over budget or totally failed. I’m just a student who trying to give my opinions so this problems will not occur in the future.

(more…)